Skip to main content

Kisah Kasih


Cerita ketiga.


Ntah aku kelewat polos atau gimana. Saat itu, sedang jam istirahat. Semua anak bebas bermain dan makan snack. Aku sama nadia lagi nyariin Ines dan safira. Kalo ngga salah mau ngajakin main bola bekel. Eh ternyata, Safira dan ines lagi ngumpet di tempat ganti baju perempuan. Saat aku sama nadia samperin, ternyata mereka berdua lagi curhat-curhatan. Mereka ngomongin tentang ‘gebetan’. Aku sama nadia yang ngga ngerti arti dari ‘gebetan’ (polos banget ngga sih? Wkkwk) nanya dong. “gebetan apa sihh?”. Safira sama ines malah bisik-bisik terus ngomong, “kalo mau tau arti dari ‘gebetan’ apa kamu harus nulis surat dulu buat orang yang kamu suka. Ntar kita kasih tau deh arti ‘gebetan’ apa.”


“hah? Buat surat?,” tanya aku. “iya buat surat. Kamu tulis buat Rafii, nadia tulis buat panji, aku tulis buat dzikri,” kata ines. Karena kelewat polos kali ya? Aku sama nadia nurut-nurut aja. Jadilah, kita bertiga nulis surat cinta. HAHAHAA.

Biar ngga ketauan, kita nulis suratnya itu diputer(?) jadi setiap kata beda-beda yang nulis. Misalnya di dalem surat itu ada tulisan, “sebenernya, aku udah suka sama kamu lama.. blabla”. Kata ‘sebenernya’ yg nulis aku. Terus kata ‘aku’ yg nulis ines. Kata ‘udah’ yg nulis nadia. Dan seterusnya sampe surat itu selesai ditulis. Terakhir, biar ngga ketauan siapa pengirimnya, kita pake nama samaran. Nama samaran aku itu ‘Alexa’ ceritanya HAHAHAHAA. Tapi kata safira, “jangan dyn. Nanti ketauan dari kamu karena inisialnya sama-sama ‘A’, ‘Fiona’ aja.” Terus yaudah aku tip-x nama ‘Alexa’ nya aku ganti jadi ‘Fiona’. 

Selesai bikin suratnya kita masukin ke amplop pokoknya di hias sampe rapih. Terus ya kita kasih. Ngasihnya ngga langsung. Cara ngasihnya itu, aku masukin ke dalem tasnya dia. Iya, aku masukin ke dalem tasnya Rafii, Ines ke dalem tasnya Dzikri. Kalo nadia, karena panji anak kelas sebelah aku lupa dia ngasihnya gimana.

Tiba saatnya pas Rafii buka tasnya. Dia mau ambil botol minum. Eh dia nemu deh tuh surat yg aku kasih. (aku nulis ini ketawa sendiri). Dia baca. waktu dia baca, aku ngeliatin dia terus (aduh bodohnya akuuu). Selesai dia baca semua anak laki-laki h e b o h.

Tapi ya, percuma di tip-x juga, huruf ‘A’nya keliatan. Jadi pada saat suratnya dibaca anak laki-laki langsung bilang “aaaaa itusih surat dari auddyne, tuh tuh ada tulisan huruf A nya..”.
Aku nya pura-pura ngga tau aja.

Huhuhuu, polos dan bodoh jadi beda tipis :””””””””””””””””””””””””) Kalo ngingetninget ini malunya ngga nahaaan. Ew ew ew ew :(


Selesai itu aku dan nadia jadi tau deh arti ‘gebetan’ apa. HAHAAHA.

Comments

Popular posts from this blog

MAKALAH TUGAS PANCASILA

KATA PENGANTAR Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Makalah Dekrit Presiden 5 Juli 1959”. Tak lupa shalawat dan salam selalu tercurah kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW beserta para keluarga, sahabat, dan pengikut – pengikutnya sampai akhir zaman. Makalah ini ditujukan untuk memenuhi nilai mata kuliah Pancasila. Penulis menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan kelemahannya, baik dalam isi maupun sistematiknya. Untuk itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun guna sempurnanya makalah ini.  Penulis berharap makalah ini dapat memberi manfaat bagi penulis dan bagi pembaca pada umumnya.


Jakarta, 4 Oktober 2015.

Penulis

kumpulan Quotes dr novel AI

AI

Penulis: Winna Efendi

Tagline bukunya: "Cinta tak pernah lelah menanti.."

banyak quote yg aku dapet dr nove yg ditulis oleh Winna Efendi.

- "Aku membutuhkan dia, seperti dia membutuhkan ku. kami tidak terpisahkan dan ku kira selamanya akan begini.." - Sei

- "Mereka sama saja. Akhirnya mereka akan marah dan melukai ku. jika itu adalah cinta, aku tidak mau.." - Ai

- "Kemanapun kamu pergi, kesanalah aku akan pergi.." - Ai

- "Jika kau menginginkan sesuatu, kejarlah semampumu.. jangan sampai kau menyesal.." - Ibunya Sei

- "Ya, cinta. kukira konyol jika seorang perempuan mati-matian mencintai seseorang. tapi tidak juga.." - Natsu

- "Cinta seperti sesuatu yang mengendap-endap dibelakangmu. Suatu saat, tiba-tiba cinta menyergapmu, tanpa peringatan.." - Natsu

- "Aku mencintai Ai. Tidak tahu sejak kapan. Mungkin sejak pertama kali dia menggenggam tanganku. Aku tidak tahu mengapa, dan aku tidak tahu bagaimana. Aku hanya me…