Skip to main content

Counter.

Aku pernah cerita sebelumnya di Stopwatch
Kalo misalnya, semester ke-2 kemarin aku bikin counter yatu stopwatch. Partnernya sama Puput.
Di post itu ceritanya baru sampe selesai di software. Nah disini aku bakal ceritain gimana cara merealisasikannya.

Setelah jadi di software, skema di print di kertas Transparancy Paper. Kemudian, di sablon ke papan PCB hingga menghasilkan seperti ini:



Kebetulan, aku bagian ngerjain PCB yang bawah.

Tahap selanjutnya, Etching, PCB di rendam di larutan FeCl3. Proses Etching berguna untuk menghilangkan tembaga pada PCB yang bukan jalur. Hasilnya akan seperti ini:


Cuci papan PCB yang telah di Etching menggunakan air. Keringkan Papan PCB menggunakan alat pengering.
Bor. Setelah papan PCB bersih, bor papan PCB menggunakan mesin bor. Gunakan mata bor yang sesuai dengan ukuran kaki-kaki komponen.
Print layout kaki-kaki IC dan komponen pada transparency sheet. 
Selanjutnya masuk ke tahap masking. Masking berfungsi untuk proses solder yang rapi dan melindungi jalur. 
Akan mengahsilkan PCB seperti ini:


Nah, di proses Masking ini ngga boleh direndam terlalu lama di larutan Soda Api. Soalnya bikin lapisan PCB jad brudul:( wkwk

Dilanjutkan ke pemasangan komponen. Mulai solder-menyoder setiap komponen. Dimulai dari komponen yang kecil atau pipih. seperti jumper, resistor, capasitor, hingga soket-soket IC.


Ini peralatan yang dibutuhkan selama solder-menyolder





Hasilnya setelah setiap komponen selesai di solder. Bagian ku yang resistornya banyak itu.



ini penampakannya jika dipasang ke baterai.


ini tahap pengeceakan, untuk mengetahui apakah terjadi sort circuit atau tidak? apakah semua komponen mendapat tegangan? pokoknya checking errornya deh. Pengujian dilakukan dengan alat: Multimeter. Logic Probe. Oscilloscope.
Nah pada tahap ini butuh sekali yang namanya kesabaran dan ketelitian. meneliti setiap jalur di pcb dan mencari yang sort circuit itu butuh perjuangan :") aku sama puput sempet ganti 7segmentnya karena ternyata punya kita ada segment yang udah rusak. terus beberapa jalur juga sort circuit. Tapi alhamdulillah, dengan kerja keras counter stopwatch ini bisa menyala dan menghitung!
Yeyy 


Ini hasil counternya:





Didetik-detik mau pengujian ke dosen. Tulag ikan yang ada di pcb patah. Aku sama puput udah nangis aja:( gimana ga sedih, perjuangan +/- 1 semester dan di hari penilaian malah kenapa-kenapa:( sempet error dia ngga mau nyala lagi. Kukuh ngebantuin benerin PCB nya. Akhirnya Menyala, tapi tidak mnghitung. Sediiih banget rasanya. Tapi, the show must go on.
Kita berdua hadapi dosennya. Kita tunjukin hasil perjuangan kita. ALhamdulillah dosennya mengerti.
Well, dia juga sempet liat kok perjuangan aku sama puput selama dibengkel, wkwkw. apalagi pas pertama kali PCBnya berhasil nge-counter. Aku sama puput sampe pelukan didepan dosenya. hahahaa:))

Itu project aku selama semester 2. Laporan praktiknya ada disini:

LAPORAN PCB STOPWATCH

Comments

Popular posts from this blog

MAKALAH TUGAS PANCASILA

KATA PENGANTAR Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Makalah Dekrit Presiden 5 Juli 1959”. Tak lupa shalawat dan salam selalu tercurah kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW beserta para keluarga, sahabat, dan pengikut – pengikutnya sampai akhir zaman. Makalah ini ditujukan untuk memenuhi nilai mata kuliah Pancasila. Penulis menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan kelemahannya, baik dalam isi maupun sistematiknya. Untuk itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun guna sempurnanya makalah ini.  Penulis berharap makalah ini dapat memberi manfaat bagi penulis dan bagi pembaca pada umumnya.


Jakarta, 4 Oktober 2015.

Penulis

kumpulan Quotes dr novel AI

AI

Penulis: Winna Efendi

Tagline bukunya: "Cinta tak pernah lelah menanti.."

banyak quote yg aku dapet dr nove yg ditulis oleh Winna Efendi.

- "Aku membutuhkan dia, seperti dia membutuhkan ku. kami tidak terpisahkan dan ku kira selamanya akan begini.." - Sei

- "Mereka sama saja. Akhirnya mereka akan marah dan melukai ku. jika itu adalah cinta, aku tidak mau.." - Ai

- "Kemanapun kamu pergi, kesanalah aku akan pergi.." - Ai

- "Jika kau menginginkan sesuatu, kejarlah semampumu.. jangan sampai kau menyesal.." - Ibunya Sei

- "Ya, cinta. kukira konyol jika seorang perempuan mati-matian mencintai seseorang. tapi tidak juga.." - Natsu

- "Cinta seperti sesuatu yang mengendap-endap dibelakangmu. Suatu saat, tiba-tiba cinta menyergapmu, tanpa peringatan.." - Natsu

- "Aku mencintai Ai. Tidak tahu sejak kapan. Mungkin sejak pertama kali dia menggenggam tanganku. Aku tidak tahu mengapa, dan aku tidak tahu bagaimana. Aku hanya me…