Skip to main content

Untuk Anda

Untuk anda yang disana, yang menganggap semuanya baik-baik saja,

Taukah anda, bagaimana perasaan saya saat anda berpura-pura untuk tidak menyadari kehadiran saya?
Taukah anda, bagaimana perasaan saya saat anda menghindari untuk bertatap muka dengan saya?
Taukah anda, bagaimana perasaan saya saat anda menjauh dari saya?

Jawabannya pasti tidak.
Tentu saja,

Saya bukan tipe orang yang bisa dengan mudah melupakan perlakuan orang lain terhadap diri saya. Apalagi anda bukan orang lain, melainkan kerabat.

Lima hari dalam satu minggu.
Benar-benar terasa sekali perubahan sikap anda.
Saya merasa, saya tidak melakukan suatu kesalahan kepada anda.
Lantas, mengapa anda berubah sikap menjadi seperti itu?

Alasan apa yang membuat anda menjauhi diri saya?
Bisakah anda memberi tau kepada saya?
Atau mungkin adakah sikap dan perkataan saya yang menyakiti anda?
Coba, tolong katakan.
Tolong katakan dengan jelas sehingga saya bisa mengetahui letak kesalahan saya.

Harusnya anda tahu, diam dan menjauh tidak akan menyelesaikan masalah.
Bersikap kekanak-kanakan seperti itu hanya menyakiti hati dari masing-masing,
hati anda, juga dengan hati saya,

Saya harap, saya bisa langsung mengatakannya kepada anda.
Tapi nyatanya, nyali saya kecil,
Untuk bertegur sapa duluan dengan anda saja, saya tidak berani.
Apalagi harus mengatakan jujur seperti ini?

Semoga, di pertemuan selanjutnya anda kembali menjadi 'anda yang dulu'.
Yang baik kepada saya, yang peduli kepada saya,

Terima kasih,

Dari saya yang tidak berani berbicara secara langsung.

Comments

Popular posts from this blog

MAKALAH TUGAS PANCASILA

KATA PENGANTAR Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Makalah Dekrit Presiden 5 Juli 1959”. Tak lupa shalawat dan salam selalu tercurah kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW beserta para keluarga, sahabat, dan pengikut – pengikutnya sampai akhir zaman. Makalah ini ditujukan untuk memenuhi nilai mata kuliah Pancasila. Penulis menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan kelemahannya, baik dalam isi maupun sistematiknya. Untuk itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun guna sempurnanya makalah ini.  Penulis berharap makalah ini dapat memberi manfaat bagi penulis dan bagi pembaca pada umumnya.


Jakarta, 4 Oktober 2015.

Penulis

kumpulan Quotes dr novel AI

AI

Penulis: Winna Efendi

Tagline bukunya: "Cinta tak pernah lelah menanti.."

banyak quote yg aku dapet dr nove yg ditulis oleh Winna Efendi.

- "Aku membutuhkan dia, seperti dia membutuhkan ku. kami tidak terpisahkan dan ku kira selamanya akan begini.." - Sei

- "Mereka sama saja. Akhirnya mereka akan marah dan melukai ku. jika itu adalah cinta, aku tidak mau.." - Ai

- "Kemanapun kamu pergi, kesanalah aku akan pergi.." - Ai

- "Jika kau menginginkan sesuatu, kejarlah semampumu.. jangan sampai kau menyesal.." - Ibunya Sei

- "Ya, cinta. kukira konyol jika seorang perempuan mati-matian mencintai seseorang. tapi tidak juga.." - Natsu

- "Cinta seperti sesuatu yang mengendap-endap dibelakangmu. Suatu saat, tiba-tiba cinta menyergapmu, tanpa peringatan.." - Natsu

- "Aku mencintai Ai. Tidak tahu sejak kapan. Mungkin sejak pertama kali dia menggenggam tanganku. Aku tidak tahu mengapa, dan aku tidak tahu bagaimana. Aku hanya me…