Skip to main content

Pengawas

PENGAWAS

Lama tidak bercerita.

Tanggal 29 Juli 2017, diadakan UM Politeknik Negeri Jakarta. Pada hari itu, aku berkesempatan menjadi pengawas ujian, yey.

2 minggu sebelumnya, aku mendaftarkan diri menjadi pengawas, dimana pendaftarannya itu hanya untuk 10 orang perjurusan. Alhamdulillah, dapet kebagian jatah hehhee.

Aku kebagian tugas shift 2. Yaitu, mengawas dari pukul 12.00 – 16.30 untuk bagian ujian Tata Niaga.
Kebetulan, aku dapet jatah ngawas di Gedung D (Teknik Elektro) ruang D.106.

Excited banget!!!!! Jadi aku beneran ngawas satu kelas yang berisi 25 siswa. Dan aku ngawas sen-di-ri. Jam 1 siang, setiap pengawas mulai memasuki ruangannya masing-masing.

Ketika pesertanya blum pada datang.

Tugas pengawas antara lain adalah membagikan soal dan lembar jawaban, membacakan tata tertib, dan mengawasi selama ujian berlangsung.
Ujian dimulai pukul 14.00, satu persatu peserta mulai memasuki ruang ujian. Tapi aku malah deg-degan banget. Padahal aku yang ngawas mereka, eh malah aku yang deg-degan, lol.
Ujian berlangsung selama 2.5 jam. Selama ujian berlangsung, sesekali aku berkeliling melihat mereka mengerjakannya. Saat petugas absen datang, aku ikut memutarkan absen sambil melihat kartu peserta mereka, agar memastikan bahwa memang yang datang ke tempat ujian adalah mereka sendiri, bukan joki ujian hahaha.
Nunggu 2.5jam itu cukup lama juga, bosen juga, dan ngga bias ngobrol. Karena 1 ruang ujian hanya ada 1 pengawas.


Kurang lebih suasana ujiannya seperti ini
Alhamdulillah, ujiannya berjalan dengan lancar. Dan sepertinya sih, ngga ada yang nyontek ;P
Ujian selesai pukul 16.30, karena ternyata di luar hujan, suasana PNJ jadi crowded banget dengan camaba-camaba yang baru selesai ujian.

Aku senang, bias ngerasain jadi pengawas ujian masuk perguruan tinggi. Karena, saat aku ikut test-test macam SBM dan SIMAK, kayanya kalo ngeliat mahasiswa pake almamaternya ngawas ujian itu, gimanaa gitu. Hahahahaa, Alhamdulillah dapat merasakan posisi tersebut.

Smooch,

Auddyne.

Comments

Popular posts from this blog

MAKALAH TUGAS PANCASILA

KATA PENGANTAR Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Makalah Dekrit Presiden 5 Juli 1959”. Tak lupa shalawat dan salam selalu tercurah kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW beserta para keluarga, sahabat, dan pengikut – pengikutnya sampai akhir zaman. Makalah ini ditujukan untuk memenuhi nilai mata kuliah Pancasila. Penulis menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan kelemahannya, baik dalam isi maupun sistematiknya. Untuk itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun guna sempurnanya makalah ini.  Penulis berharap makalah ini dapat memberi manfaat bagi penulis dan bagi pembaca pada umumnya.


Jakarta, 4 Oktober 2015.

Penulis

kumpulan Quotes dr novel AI

AI

Penulis: Winna Efendi

Tagline bukunya: "Cinta tak pernah lelah menanti.."

banyak quote yg aku dapet dr nove yg ditulis oleh Winna Efendi.

- "Aku membutuhkan dia, seperti dia membutuhkan ku. kami tidak terpisahkan dan ku kira selamanya akan begini.." - Sei

- "Mereka sama saja. Akhirnya mereka akan marah dan melukai ku. jika itu adalah cinta, aku tidak mau.." - Ai

- "Kemanapun kamu pergi, kesanalah aku akan pergi.." - Ai

- "Jika kau menginginkan sesuatu, kejarlah semampumu.. jangan sampai kau menyesal.." - Ibunya Sei

- "Ya, cinta. kukira konyol jika seorang perempuan mati-matian mencintai seseorang. tapi tidak juga.." - Natsu

- "Cinta seperti sesuatu yang mengendap-endap dibelakangmu. Suatu saat, tiba-tiba cinta menyergapmu, tanpa peringatan.." - Natsu

- "Aku mencintai Ai. Tidak tahu sejak kapan. Mungkin sejak pertama kali dia menggenggam tanganku. Aku tidak tahu mengapa, dan aku tidak tahu bagaimana. Aku hanya me…