Skip to main content

PKKP 2017 (Hari Pertama dan Kedua)

Hari Pertama Sebagai PJG 8.
17 Agustus 2017!
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA!! Selamat Ulang Tahun Indonesia!!
MERDEKA!

Setelah lama tidak pernah upacara lagi, akhirnya aku upacara 17an di Kampus. Jadi, agenda hari pertama di PKKP2017 ini adalah upacara 17an sekaligus pembukaan PKKP2017.
Semua panitia diharuskan memakai Batik. Sedangkan Mahasiswa Baru (Maba) memakai pakaian hitam-putih.
Hari ini, Panitia diharuskan datang jam setengah 6. Dan maba-nya sebelum jam 6 udah harus datang juga. Pagi banget ngga tuh? PNJ masih gelap tapi udah rame:))

Peraturan maba selama ospek antara lain:
- Selama kegiatan memakai pakaiaan Hitam-Putih.
- Datang jam 6 pagi di PNJ. Hanya boleh diantar sampai Tugu PNJ yang di depan (halte bikun) 
- Rambut harus rapih dan tidak boleh panjang (cowok). Bagi yange berkerudung, memakai 
warna hitam.
- Tidak menggunakan alat komunikasi selama acara berlangsung
- Dan berbagai peraturan lainnya:)

Selain itu, Tugas PJG antara lain adalah:
- Memberikan informasi ter-UPDATE kepada anak gugusnya.
 Menjaga dan membimbing selama satu minggu (acara berlangsung).
- Mengabsen anak gugusnya tiap pagi dan sore hari.

Untuk upacara 17 agustusan ini, dimulai sekitar jam 07:30 pagi. Sebelumnya, maba dipersilahkan untuk makan sarapan dan saling berkenalan dengan teman gugusnya.
Saat upacara dimulai, aku menjaga di barisan belakang, sedangkan Aufa menjaga di barisan depan. Kenapa aku milih di belakang? Soalnya bebas. Ngga harus berdiri tegak selama upacara :p wkwkwk. Di belakang, aku kenalan sama PJG 9, Aul. Dan ada Irul di PJG 10. Upacaranya itu l-a-m-a banget :’)
Mulai dari merapihkan barisan, sampai latihan nyanyi dulu…. Lama banget deh. Setelah Upacara 17 Agustus dilanjutkan dengan pembukaan PKKP 2017 dari Ketua Acara, Bapak siapa gitu aku lupa namanya. Dan kemudian acara dilanjutkan dengan brifieng PKKP. Saat brifieng ini maba diberitahukan apa-apa saja yang harus dibawa, yang boleh dan tidak boleh dilakukan dan jadwal untuk 1 minggu kedepan.


Suasana sebelum Upacara 17 Agustus 2017

Seperti diceritaka pada post-an sebelumnya, dari 50 gugus ini, terdiri 2 batalyon. Yang mana untuk satu minggu kedepan akan dipisah kegiatannya. Batalyon 1 (Gugus 1 – 25) akan melaksanakan PKKP 3 hari di kampus dan baru dilanjutkan 3 hari kemudiannya di Rindam. Sedangkan, untuk Batalyon 2 (Gugus 26 – 50) akan melaksanakan PKKp di rindam dulu 3 hari, baru setelahnya di kampus.
OIYA! PKKP tahun ini ada Brend (temen kelas aku yang baru mengikuti PKKP), Rama (sama kayak Brend) dan Dimas (temen aku di IKI, trs tingkat dua dia pindah ke IPB, eh pas aku tingkat tiga dia balik lagi ke PNJ Cuma masuk ke GMF (Teknik Mesin). Wuihiii, so happyyy hahaha, bisa jadi kakak-kakak PJG buat mereka :P

Dimas dan Brend

Kurang lebih pukul 11 siang, maba diperbolehkan pulang untuk beristirahat dan menyiapkan diri untuk kegiatan esok harinya.

Hari kedua PKKP
18 Agustus 2017

Pagi-pagi aku sudah berangkat lagi ke kampus. Sekitar jam setengah 6 aku sampai. Bergegas untuk mengisi absen pantia dan mengambil absen anak gugus. Baru sekitar pukul 6 semua panitia PJG dan maba berkumpul dan berbaris di lapangan utama.
Oiya, untuk hari ini, panitia memakai seragam panitia yang warnanya putih. Beserta topi yang telah diberikan oleh ketua pelaksana.

Ini absen anak gugus 8. Aufa dan aku bertanggung jawab untuk 42 orang

Aku dan Anak gugusku

Absen diedarkan ke anak gugus. Lalu, pagi ini dimulai dengan pengecekan rambut. Setiap maba laki-laki yang berambut panjang, disuruh maju kedepan dan digunting asal-asal oleh panitia :))
Wah, kesempatan kita (para PJG dan panitia) buat guntingin rambut mereka, lol. Brend (Rendi) temen aku tercyduq hahahaa dia ikut maju kedepan dan rambutnya di potong berantakan:( padahal, rambut dia udah kece bgtt dang a panjang. Tapi kan maba gaboleh gaya-gayaan wkwk jadi dia disuruh maju sama PJG 7 (Asep). Aku? Melindungi anak gugus ku(?) ngga deng. Alhamdulillah, anak gugus aku ngga terlalu banyak yg panjang rambutnya. Setelah aksi eksekusi potong rambut berjamaah, dilanjutkan dengan Apel pagi.

Setelah Apel Pagi, maba dimobilisasi ke beberapa gedung di PNJ untuk pemberian materi SPT (Sosialisasi perguruan tinggi). Gugus 8 (Kuartir B) mendapatkan tempat di Gedung Serba Guna (GSG) PNJ. Sebelumnya, GSG itu tempatnya panassss. ACnya ngga dingin dan berbagai tidak meng-enakan lainnya. EH. Speechless pas aku masuk, sembari mobilisasi maba. Ternyata GSG udah direnov dan diperindah! ACnya aja dingiiin banget. Alhamdulillah nyaman~ Setelah itu, kami panitia tugasnya hanya mengawasi maba-maba yang sedang memperhatikan pembicara. OIYA. Kita sebagai panitia mendapat sarapan. Oleh karena itu, aku dan Weni mengambil sarapan di gedung A (Mesin).

Dan disinilah tempat panitia mengisi perut kosong. Di gedung A ini disiapkan sebagai ruang kesehatan dan ruang konsumsi panitia. Tempat dimana para panitia bisa ngobrol-ngobrol dan berkenalan sambil menikmati makan. WAH, enak banget pokoknya! Di ruang ini juga, selama PKKP ini aku berkenalan dengan teman-teman mahasiswa PNJ:) mereka-mereka yang terpilih untuk menjadi Panitia PKKP 2017 adalah kumpulan-kumpulan orang hebat (ea). Mulai dari Station Manager (ketua UKM Poros), Komandan (ketua UKM Menwa), President (ketua UKM PEC), sampai kepala sekolah (ketua UKM Ansos) dan para Ketua Himpunan dari tiap jurusan. Wow. Keren kan?
Biasanya, ajang untuk ngobrol-ngobrol dan bercanda adalah saat-saat makan siang. Dimana para maba sedang disibukkan oleh kegiatannya, dan panitia pun dapat beristirahat.
Okay, segini dulu cerita tntg keseruan panitia. Lanjut lagi ke acara maba.

Selama acara SPT berlangsung, aku tertidur di GSG saking dinginnya. Hahahaaha, pas bangun udah selesai. Setelah pemberian materi SPT, maba kembali di mobilisasi ke lapangan utama untuk bersiap-siap makan siang bekel yang mereka bawa. Aku dan Aufa menggiring anak gugus ku untuk makan di depan gedung jurusan AK. Setelah makan siang, bagi laki-laki yang muslim melakukan sholat jumat. Dan bagi yang non-muslim ada acara kerohaniannya tersendiri. Selanjutnya, maba kembali di arahkan untuk Sosialisasi Jurusan (SosJur). Acara Sosjur ini ditangani oleh masing-masing himpunan jurusan. Setiap maba dipecah untuk menuju jurusannya masing-masing. Di PNJ sendiri, terdiri dari 7 jurusan! Dan saat mobilisasi SosJur ini asik banget. Semua Himpunan heboh meneriaki jargon jurusannya. Begitu pula maba yang sangat excited dengan jurusan mereka.

TGP: “Dari dulu TGP itu satu. Dari Dulu TGP itu satu”
Mesin: “Mesin bersatu tak bisa dikalahkan”
TIK: “TIK melaju, kita bangkit kita solid”
Elektro: “Satu komando, satukan elektro”
Akuntansi: “Akuntansi Bersama bersatu berjuang”
AN: “AN melaju serentak bersatu”
Sipil: “Bangkit! Maju Bersama Teknik Sipil”




Sosjur Elektro.

Wah, jargon jargon diatas saling saut-bersautan. Ngga mau kalah menggelegar suaranya. Kegiatan Sosjur ini di gedung masing2 jurusan. Sehingga PJG pun dapat beristirahat lagi. Aku sama iis cabs ke DAIM buat bobo cantic HEHEHEE. Acara sosjur ini isinya mengenai pengenalan tiap jurusan. Siapa itu Ketua Jurusan, siapa saja kepala program studi dari tiap prodi, siapa pembimbing akademik tiap kelas sampai ke KSM-KSM yang ada di tiap jurusan. Seperti di Elektro, memiliki 3 KSM yang mewakili tiap prodi. Ada Phsycorobotics untuk prodi Elektronica-Insturmenatation Control. Echosys untuk Teknik Lisrik-Otomasi listrik. Telexion untuk Telekomunikasi-Broadban multimedia. Tapi tetap bebas memilih, tidak harus sesuai prodi. Dan berbagai informasi mengenai jurusan.

Selesai sosjur, maba kembali berkumpul di Lapangan Utama sesuai gugusnya masing-masing. Kita belajar bikin yel-yel dan menonton aksi yel-yel antar gugus. SERUU hahahaa…
Setelahnya sekitar pukul 16:30 apel sore dimulai, sebagai acara penutup hari ini. Dan sekitar jam 17:30 maba dipersilahkan untuk kembali ke Rumah.
So, bagaimana acara ospek di PNJ. Cukup padat sekali bukan? Dan ini baru satu hari, asih ada sisa 5 hari lagi:)

Oiya, kami panitia setiap selesai 1 hari kegiatan PKKP mengadakan evaluasi. Semua panitia berkumpul, dan eval dipimpin oleh Andy sang ketua BEM periode 2017/2018. Pembawaan Andy sebagai ketua BEM itu asik, hahaha. Sebelum maghrib, kami panitia juga sudah diperbolehkan pulang…

Evaluasi harian panita PKKP2017. Dipimpin oleh Andy selaku ketua BEM PNJ. 


Salam, PJG cantiq,

Odin

Comments

Popular posts from this blog

MAKALAH TUGAS PANCASILA

KATA PENGANTAR Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Makalah Dekrit Presiden 5 Juli 1959”. Tak lupa shalawat dan salam selalu tercurah kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW beserta para keluarga, sahabat, dan pengikut – pengikutnya sampai akhir zaman. Makalah ini ditujukan untuk memenuhi nilai mata kuliah Pancasila. Penulis menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan kelemahannya, baik dalam isi maupun sistematiknya. Untuk itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun guna sempurnanya makalah ini.  Penulis berharap makalah ini dapat memberi manfaat bagi penulis dan bagi pembaca pada umumnya.


Jakarta, 4 Oktober 2015.

Penulis

kumpulan Quotes dr novel AI

AI

Penulis: Winna Efendi

Tagline bukunya: "Cinta tak pernah lelah menanti.."

banyak quote yg aku dapet dr nove yg ditulis oleh Winna Efendi.

- "Aku membutuhkan dia, seperti dia membutuhkan ku. kami tidak terpisahkan dan ku kira selamanya akan begini.." - Sei

- "Mereka sama saja. Akhirnya mereka akan marah dan melukai ku. jika itu adalah cinta, aku tidak mau.." - Ai

- "Kemanapun kamu pergi, kesanalah aku akan pergi.." - Ai

- "Jika kau menginginkan sesuatu, kejarlah semampumu.. jangan sampai kau menyesal.." - Ibunya Sei

- "Ya, cinta. kukira konyol jika seorang perempuan mati-matian mencintai seseorang. tapi tidak juga.." - Natsu

- "Cinta seperti sesuatu yang mengendap-endap dibelakangmu. Suatu saat, tiba-tiba cinta menyergapmu, tanpa peringatan.." - Natsu

- "Aku mencintai Ai. Tidak tahu sejak kapan. Mungkin sejak pertama kali dia menggenggam tanganku. Aku tidak tahu mengapa, dan aku tidak tahu bagaimana. Aku hanya me…